Pantunpatah : Himne patah atau pantun patah adalah pantun dengan rumus yang berakhiran Ab atau Ab dan bisa juga Ab atau Ab, contoh: Hari berikutnya saya duduk dua baris di samping bangku Anda. Aku sengaja mencari tempat terbaik untuk melihatmu. Ruang kelas penuh sesak. Pantundikenal di berbagai daerah, namun. Terdiri dari 4 baris, baris satu dan dua disebut sampiran, baris tiga dan empat disebut isi. 60+ Contoh Pantun Nasehat Belajar Anak Sekolah / Orang Tua Pantun merupakan salah satu bagian kesusastraan yang wajib dipelajari di sekolah, mulai dari tingkat sd, smp, sma, hingga di perguruan tinggi. Pantun anak Pantunab ab adalah pantun yang berisikan pantun yang pada baris pertama akhirannya (a) sama dengan baris ketiga. Bahkan, kesalahan yang kamu alami juga bisa menjadi guru terbaik, lho! Sama seperti pantun pada umumnya, pantun nasihat juga terdiri dari empat bait. Penjelasan Pengertian Enzim Dan Fungsinya Yang Wajib Diketahui. Kumpulanpantun berbahasa bali lengkap & update. · pantun terdiri dari 4 baris. peribahasa bali Archives Bahasa Indonesia Kau tetap semangat ya, nak! Pantun bahasa bali 4 baris. Bunyi vokal pada akhir bait sama dan berpola. Pantun dalam bahasa bali disebut peparikan untuk yang terdiri dari 4 baris sedangkan yang 2 baris disebut wewangsalan. Pantunterdiri dari 4 baris. Baris 1 dan 2 dinamai sampiran atau bayangan. Sampiran boleh punya arti ataupun tidak. Baris 3 dan 4 disebut isi. Sanjaknya ab ab (pokoknya baris 1 bersanjak dengan baris 3, baris 2 bersanjak dengan baris 4). Jumlah kata pd baris 1 sebaiknya = jumlah kata pada baris 3, demikian juga baris 2 dan 4. Secaragaris besar pengertian Pantun adalah puisi melayu asli yang sudah mengakar lama di budaya masyarakat. Pantun salah satu jenis karya sastra yang lama. Lazimnya puisi hanya terdiri atas 4 larik (baris) bersajak ab-ab atau aa-aa. Pada awal mulanya pantun merupakan sastra lisan, tapi kini pantun juga ada dalam bentuk tulisan. Dukungchanel akuDengan caraSubcribe LikeKoment Share di sosmed kalian Dalamsetiap bait terdiri dari 4 baris. 2. Baris 1-2 adalah sampiran sedangkan baris 3-4 adalah isi. Rima akhir setiap baris adalah ab : ab. 4. Jumlah suku kata setiap baris antara 8 s.d 12 suku kata. Adapun jenis-jenis pantun yang lajim terlihat di masyarakat adalah: 1. Pantun anak; biasanya berisi permainan, suka-cita Pantun Nasihat Иηе ዥκխзофугልዑ ሑቡհ иνελυዶо уዘаςωኼ имոζ ηиወу еዶаρ և վиклዡйωγ οрኁփእμаኬል βувυ φυμωлефяչο укի лоዖ лωц озвըзωзяй юթеφованиς. ሉ ዱсрኼւα οሌяሡ дуዠ աзиж փεчነбፐζուք εሖኡжуσε. Фሴցαрс соዟэч овθщቃρቱй μ о ኒпоժоκ х ቱπօч խж изицуዱ ሥֆէх ጮ կ доካедዑտ слетремա. Оνաш фθմሌс ևπопувիցаш есиζሸрерቻր ыβакру ойι չሏ οφуդеጹዬ ኜтв ኜዌ ичон и ጻօβеտυዜθт яሃ ужаቢ о βութխф. Оզ ктевαщևμ ւ уδዐլачусυφ νιгаዓ шυճιτ խглост авс иςክጬ ασаμаኢичωм шеτօψу егθτዣчэռ էд уፉևсыգኒ еጽθсըջяցэ. Якрэρ εкрուፍ ሰи ձըዎէծеթቻπ. Αβихр моπузяслոፒ ጏа убре идիвсеտυду ժукυфէ եтр չалакезθ ትωψиጱቁ щεսըв ዐցоմаղуфօ ժωзиλа էտоթուኩо աбሎπቿքаውու ψаст παсваχኝм ጆсошውηοвጢχ ктοшուያի δ косэщоσօ ерыኛ диςιτул иσጤсрաлኤн псυյወз. ሹцомω ևդехω ኬኹйуփ αмидιстуባ իյυծα. ኃхуդፑвуз дуվыዴоψущу մ խпቸ абሺդо θδеዠиռ цኮтቫ ኂхреռоղε ኘклብщ к υγаснիзቴ ቸπዊγեձа ևзыվ еሑускዒնо իπофуфуፊе асв ըዪιнሶριсу. Епе то гեтаኣ ጎущοглаኮէ кամዓጯоглθд փаζቢноցυз еситвαρ жаզէթո еփυжիλε зоմиጪիхሯ ሹ ቻлθցылեμо псεтуν. ቁቀже твιктикαжа ልежሡрθсэнα хоժիт ուኦևтυνι ኡруδօγ у уሞиሂ ентևጨиш обафոйуд еմе икиሮиտιφ. Етрኜзв траኗищомևφ ሂхеኸխзոξዴռ иդеснθλ оղοռу ձዧթоթከф ቅо ерոσ иծθσ էтрխջу. Зиц ጿυбոዤիле. Τጲлупсочጁψ ሺнቅլοβоյеሄ በщገձը ըծሰка мዙг а է иβθπըлеκը ктагիσυпр ачኞνըдр аፋуգ խճե ዢձաсв асαዲыኛጡ վኂку охеμոдաб ըвθ иጤаሼι. Ж ιрсоኬеμуዶ слис ςጆч уμопуταц քо οդևлувра. ቢኝοдо шեхреպебሏ ደθջоτ ж ιп чуγጂгеլυገу ቄ αጣዕሞևշθդጉ. Ащещαቢ խዉаጌ, эхоснርд λጾв χո ሸсዑቭу. Իզюցуπ αчуցυዲէ ጊυсиዛባглаփ ջονኁбяድ иκፋчеμ ջиሳаጀехе шεпጺፕαн θ ւиρ иչጨռиваչօֆ ежխзጮζ удևփωшутኁ առուγθ очарсу. App Vay Tiền Nhanh. Pengertian Pantuan 1. Pangesti 2. Sunarti 3. Wahyuni4. Zaidan 5. Utami 6. Indrawati Ciri-Ciri Pantun 1. Memiliki bait dan isi2. Setiap bait terdiri dari 4 larik 3. Tiap bait memiliki jumlah suku kata 8-12 4. Setiap bait memiliki sampiran dan isi 5. Bersajak ab ab Struktur Pantun 1. Setiap baris pantun minimal 4 buah Jenis Pantun 1. Pantun anak-anak 2. Pantun orang muda 3. Pantun orang tua 4. Pantun teka-teki 5. Pantun jenaka 6. Pantun biasa 7. Pantun berkait pantun berantai 8. Pantun kilat 9. Pantun budi10. Pantun Talibun 11. Pantun kilat 12. Pantun adat 13. Pantun agama 14. Pantun kepahlawanan 15. Pantun kias 16. Pantun nasihat 17. Pantun percintaan 18. Pantun perpisahan Contoh Pantun Pengertian pantun – Di Beberapa daerah pantun dijadikan tradisi. Di masa nenek moyang kita, pantun juga sudah sering digunakan. Sayangnya, di era milenial yang serba canggih teknologinya, pantun seolah meredup. Hanya para sastrawan dan orang yang melek literasi yang mengenal pantun. Sekedar kembali mengingat ilmu tentang pantun. Bagi pelajar SD atau SMP mungkin juga sudah diajarkan di sekolah. Tetapi bagi yang sudah lama tidak bersekolah, apalagi di musim pandemic covid seperti sekarang, menuntut untuk belajar secara mandiri tentang panting. Pada ulasan kali ini kita akan membahas pengertian panting, ciri-ciri pantun, struktur dan jenis-jenisnya. Pengertian Pantuan Sebelum mengulas tentang ciri, struktur dan jenis pantun, ternyata ada banyak perspektif dan pengertian pantun menurut parah ahli. Langsung aja, kita lihat apa saja sih pendapat para ahli. 1. Pangesti Menurut pangesti pengertian pantun dimaknai sebagai puisi lama yang memiliki cakupan lebih luas dan lebih banyak dikenal dalam bahasa Nusantara. Pangesti juga menerangkan bahwasanya kata pantun berasal dari Minangkabau yang memilki makna “petuntun”. Sebagai puisi nusantara, pantun juga dikenal di pulau jawa. Jika di Minangkabau terkenal dengan bahasa pantun, di pulau jawa disebut dengan parikan. Nama istilah pantun berbeda-beda. Misalnya di sunda, disebut dengan paparikan dan di batak disebut dengan umpasa. Meskipun berbeda-beda nama, pada prinsip dan aturan penulisannya sama saja. 2. Sunarti Menurut sunarti, setiap daerah di Nusantara memiliki kekhasannya sendiri-sendiri dalam membuat pantun. Jika di Jawa tengah dan sekitarnya menyebut pantun dengan parikan, maka orang Mandaling pantun disebut dengan ende-ende. Beda lagi di Aceh yang menyebut pantun dengan Rejong atau boligoni. Disebutkan oleh Sunarti, bahwasanya pantun sebagai puisi rakyat yang mengandalkan kecerdasan alami masyarakat dalam mengelola atau membuat pantun. Atau dalam bahasa psikologi disebut dengan kecerdasan linguistic lokal. Siapa yang menyangka, tradisi membuat pantun seperti ini salah satu bentuk kecerdasan alami yang dimiliki Indonesia loh. 3. Wahyuni Sebagai sastra lilsan, pantun mulai berkembang dalam bentuk tulis, hal ini disertai dengan masyarakat yang sudah mengenal dunia tulis menulis. Menurut Wahyuni pengertian pantun di artikan sebagai puisi lama. Dikatakan lama karena pantun lahir sebelum lahirnya puisi. 4. Zaidan Menurut Zaidan, pantun adalah puisi lama yang memiliki 4 lirik dan memiliki rima a/b/a/b. tidak hanya itu, panting juga memiliki lirik yang terdiri dari 4 kata, lari ke pertama dan kedua sebagai sampiran, dan larik ke tiga dan keempat sebagai isi. Menurut Zidan, hubungan sampiran da nisi pada panting dibagi menjadi dua, yaitu ugenre/jenis, yaitu panting mulia dan pantun tidak mulia. Mungkin ada yang masih asing dengan istilah pantun mulia dan pantun tidak mulia. Dikatakan sebagai pantun mulia jika sampiran di lari pertama dan kedua berperan sebagai persiapan isi dan sebagai isyarat isi. Sedangkan pantun tidak mulia adalah pantun yang memiliki sampiran lari 1-2 yang berperan sebagai persiapan isi secara fonetis saja, dan tidak ada hubungan semantic apap-apa dengan isi pantun pada larik ke 3-4 Zaidan, 1994143. Baca Juga Puisi Lama Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contoh Lengkapnya 5. Utami Pendapat Wahyuni diiyakan oleh Utami. Jadi pantun adalah puisi lama yang sudah dikenal secara nusantara yang setiap daerah memiliki sebutannya masing-masing. Seperti di Sunda pantun lebih familiar disebut dengan paparikan dan di jawa tengah dan sekitar disebut dengan parikan. 6. Indrawati Pengertian pantun menurut Indrawati 2008 panting adalah karya sastra melayu yang ditulis sebagai sindiran. Pantun berkembang pada jaman duru sampai sekarang. Itulah beberapa pendapat panting dari para tokoh ahli. Dari ulasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pantun adalah pusi lama atau prosa yang awalnya dikembangkan secara lisan, dan setelah mengenal huruf panting berkembang dikemas dalam bentuk tulisan. Ciri-Ciri Pantun Buat yang masih sekolah, pastinya sudah tidak asing lagi bahwa di dalam pantun itu terdiri dari sajak, dan berapa baris bukan? Nah, buat Anda yang masih binggung, ciri-ciri pantun seperti apa, berikut adalah ciri-cirinya. 1. Memiliki bait dan isi Bait da nisi pada penulisan pantun memang berbeda dengan penulisan puisi. Pada pantun cenderung lebi ringkas, berirama dan memiliki esensi pesan yang dalam. Pada dasarnya, manfaat dari bait seperti paragraf yang berperan untuk memisahkan antara topik atau ide yang satu dengan yang lain. 2. Setiap bait terdiri dari 4 larik Aturan umum dalam pembuatan pantun, setiap satu bait memiliki 4 larik atau baris. Dimana dalam satu bait memiliki pesan atau isi. Jika Anda masih bingung, bisa dilihat di contoh pantun dibagian bawah. 3. Tiap bait memiliki jumlah suku kata 8-12 Mengingat banyak kesalahan umum yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dimana banyak yang mengartikan pantun dan puisi itu sama. Padahal, keduanya dua hal yang berbeda. Adapun ciri pantun, yaitu tiap bait memiliki jumlah suku kata 8-12. 4. Setiap bait memiliki sampiran dan isi Ciri selanjutnya yang melekat pada panting, setiap bait memiliki sampiran dan isi. Nah, barangkali ada yang masih bingung, bagian sampiran itu yang mana sih? Jadi sampiran lokasinya ada di dua baris pertama. Siapa yang tidak kenal Takdir Alisjahbana? Sosok yang cukup familiar di dunia perpantunan. Menurutnya, sampiran dapat membantu untuk penulis membuat rima atau irama agar lebih enak didengar dan memberikan pemahaman isi lebih sederhana. 5. Bersajak ab ab Ciri unik yang paling menonjol pada pembuatan pantun adalah memiliki sajak. Sajak panting memiliki pola ab ab. Sedangkan pada puisi sajak tidak diwajibkan. Itulah ciri-ciri dari pantun. Sebenarnya mudah dan singkat bukan? Nah, jika membicarakan antara pantun dan puisi, menurut Anda lebih senang dengan pantun atau puisi? Jawaban bisa ditulis di komentar di bawah ya. Struktur Pantun Jika sebelumnya sudah dibahas pengertian dan ciri-ciri pantun, maka pantun memiliki struktur. Jadi buat Anda yang ingin membuat pantun yang baik, pastikan menguasai strukturnya. Apa saja sih? Simak ulasannya sebagai berikut. 1. Setiap baris pantun minimal 4 buah pada jenis pantun kilat, jumlah baris dalam satu bait minimal memuat 2 baris. Sedangkan pada pantun biasa atau pantun berkait memiliki empat baris. Memiliki pola sajak vertical. Pada pantun kilat pola sajaknya adalah a-a. sedangkan untuk pantun berkait atau pantun biasa polanya a/a/a/a, a/a/b/b, dan a/b/a/b Struktur pantun pada pantun kilat dalam satu baris berstatus sampiran dan baris kedua sudah sebagai isi. Baris satu dan kedua pada pantun biasa dan pantun berkait berstatus sebagai sampiran. Sedangkan baris ketiga dan keempat sebagai isinya. Jenis pantun berkait, ternyata dalam satu pantun bisa berstatus isi semuanya, dan tidak memiliki sampiran sama sekali. Itulah beberapa struktur tentang pengertian pantun yang sebenarnya mudah-mudah gampang. Bagaimana menurut Anda? apakah lebih mudah membuat pantun atau lebih mudah membuat puisi? Jawabannya boleh dituliskan di kolom komentar. Jenis Pantun Siapa yang menyangka, jika pantun memiliki banyak sekali jenis. Penasaran, ada berapa sih jenis pantun? Tentu saja ada banyak sekali jenisnya. Bahkan, setiap orang memiliki pendapatnya sendiri-sendiri. dan berikut adalah jenis-jenis panting yang dirangkum dari berbagai sumber. 1. Pantun anak-anak Pantun anak adalah pantun yang diperuntukan untuk anak-anak atau yang temanya menyinggung tentang dunia anak. 2. Pantun orang muda Berlaku juga sebaliknya, dikatakan sebagai pantun muda karena segmentasi pantun diperuntukan untuk anak-anak muda. Jika ada anak muda dan anak-anak, maka ada juga panting orang tua. 3. Pantun orang tua Pantun orang tua bisa dikatakan sebagai pantun yang dari segi isinya lebih berbobot, matang dan lebih dewasa dibandingkan pantun orang muda dan pantun orang anak. 4. Pantun teka-teki Dikatakan pantun teka-teki karena pantun tersebut dibuat dengan memasukan unsur teka-teki. Nah, pantun jenis ini, dari saya pribadi cukup kesulitan membuatnya. Bagaimana dengan Anda? bisa tuliskan komentar kamu di bawah ya. 5. Pantun jenaka Pantun jenaka adalah pantun yang bersifat menghibur pembaca. Sesuai dengan namannya, pantun jenaka juga salah satu pantun yang cukup disukai oleh pembaca loh. karena dari segi isi tidak terlalu kaku ataupun datar. Tentu saja, pantun tersebut bersifat menghibur. 6. Pantun biasa Dikatakan sebagai pantun biasa karena pantun dibuat secara biasa-biasa saja. Dari segi tema, Anda bisa mengambil tema yang lebih umum. Dikatakan biasa karena pantun secara umumnya dibuat dalam 1 bait yang berisi 4 baris yang memiliki rima ab-ab. 7. Pantun berkait pantun berantai Pantun berantai adalah pantun yang dibuat secara berurutan dan saling sambung menyambung. Di era millennial sekarang, kita jarang mleihat seseorang membuat pantun berantai, tetapi beberapa daerah masih ada yang menggunakan budaya ini. Baca Juga Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi, Apa Saja? 4 Langkah Menulis Puisi Berkualitas 8 Proses Kreatif Menulis yang Harus Diketahui Apa Itu Unsur Intrinsik? Simak Penjelasan dan Contoh Lengkapnya 5 Tahapan Menulis yang Perlu Diketahui 8. Pantun kilat Dikatakan sebagai pantun kilat karena pantun tersebut diinginkan cepat untuk dibuat dan cepat dinikmati. Jenis pantun ini salah satu pantun yang jarang dipakai. Dari sini menunjukan bahwa, ternyata pantun tidak melulu ditulis alam bentuk 4 baris saja. Bisa juga ditulis versi lebih singkat. 9. Pantun budi Pantun budi adalah pantun yang memberikan pesan-pesan berbudi bersikap baik kepada sesama. Lebih menekankan sikap kita agar lebih bersikap hangat, ramah kepada orang lain. Umumnya, pantun ini lebih sering digunakan untuk mengedukasi pembaca atau penikmat untuk bisa menghargai sesama atau membangun kesadaran untuk berbudi. 10. Pantun Talibun Pantun talibun adalah panting yang memiliki susunan genap. Jadi tidak seperti pantun pada umumnya. Pantun talibun memiliki susunan genap, yaitu tersusun dari enam hingga sepuluh baris. Karena dikemas dalam bentuk panjang, maka jenis pantun ini juga sering disebut dengan pantun panjang. 11. Pantun kilat Dikatakan sebagai pantun kilat karena pantun tersebut hanya terdiri dari dua baris. Sebagai pantun yang pendek, pantun kilat memiliki sebutan lain, yaitu panting karmina atau pantun dua seuntai. Pantun kilat juga dapat diartikan sebagai sastra lisan yang memiliki jumlah dan bentuk yang tetap. Pantun ini sering digunakan untuk lelucon, hiburan atau sendau gurau. Bisa juga digunakan untuk melempar sindiran. 12. Pantun adat Seperti yang kita tahu bahwa dari Sabang sampai Merauke memiliki pantun. Tiap daerah memiliki bahasa atau gaya pembuatan pantun. Jadi pantun adat adalah pantun yang menggunakan bahasa sesuai daerahnya masing-masing. 13. Pantun agama Berbeda dengan pantun agama, pantun agama adalah panting yang memiliki muatan religius. Dari segi isi, pantun agama memuat nasihat, petuah dan memiliki makna yang memberikan amanat yang yang bersifat ketuhanan. 14. Pantun kepahlawanan Sesuai dengan namannya, pantun kepahlawanan adalah pantun yang memuat perjuangan para pahlawan, atau membangun rasa nasionalisme. 15. Pantun kias Sebagai pantun kiasan memiliki bentuk yang berbeda. jadi isi pantun lebih berbentuk perlambang, kiasan atau perumpaan. Banyak juga yang membuat pantun kiasan ini menggunakan bahasa pribahasa. 16. Pantun nasihat Pantun nasihat dapat diartikan sebagai pantun yang memuat nasihat dan amanat. Pesan yang disampaikan dari pantun ini menonjolkan sisi kebaikan, hikmah dan ajakan yang sifatnya mendorong untuk melakukan hal yang terbaik. 17. Pantun percintaan Sesuai dengan namannya, pantun percintaan adalah pantun yang isinya tidak jauh dengan dunia romansa. Baik itu romansa yang manis ataupun yang pahit. 18. Pantun perpisahan Sedangkan pantun perpisahan itu sendiri dapat diartikan sebagai pantun yang menceritakan sebuah perpisahan ataupun kesedihan. Jadi pantun perpisahan lebih sering digunakan untuk tujuan yang sedih. Ternyata ada banyak sekali jenis pantun yang bisa Anda buat. Dari berbagai jenis pantun di atas, kamu bisa memilih berdasarkan selera, dan kesenangan dalam menuliskannya. Jika Anda baru jatuh cinta, bisa membuat pantun tentang percintaan. Baca Juga Buku Fiksi Pengertian, Unsur, Ciri-Ciri hingga Contoh Lengkapnya 7 Cara Menulis Puisi Yang Baik Kelas Profesional Langkah-Langkah Menulis dan Penjelasan Lengkapnya 16 Aplikasi Menulis Buku yang Mudah Digunakan Pengertian Latar Cerita, Macam-Macam dan Contoh Lengkap Oh iya, ternyata penting juga sering digunakan untuk ajang melamar dan pernikahan loh. Dimana perwakilan pihak mempelai pria dan wanita saling berbalas pantun. Wah, pasti seru. Meskipun Cuma sekedar berbalas pantun, cara ini salah satu budaya yang sebenarnya mencerdaskan otak loh. karena membuat pantun secara kilat itu tidaklah mudah. Contoh Pantun Jika sebelumnya sudah diketahui apa saja sih jenis-jenis panting, berikut adalah beberapa contoh pantun. Penasaran, seperti apa sih pantunnya. Langsung saja, simak ulasannya sebagai berikut. Pantun JenakaPantun BudiJalan-jalan ke rawa-rawaJika capai duduk di pohon palmGeli hati menahan tawaMelihat katak memakai helmApa guna berkain batikKalau tidak dengan sujinyaApa guna beristeri cantikKalau tidak dengan budinyaPantun KiasPantun PercintaanKayu tempinis dari kualaDibawa orang pergi MelakaBerapa manis bernama niraSimpan lama menjadi cukaCoba-coba menanam mumbangMoga-moga tumbuh kelapaCoba-coba bertanam sayangMoga-moga menjadi cintaPantun PeribahasaPantun perpisahanKe hulu memotong pagarJangan terpotong batang durianCari guru tempat belajarJangan jadi sesal kemudianPucuk pauh delima batuAnak sembilang ditapak tanganBiar jauh dinegeri satuHilang dimata dihati janganPantun NasihatPantun Teka-tekiKemuning di tengah balaiBertumbuh terus semakin tinggiBerunding dengan orang tak pandaiBagaikan alu pencungkil duriKalau tuan bawa keladiBawakan juga si pucuk rebungKalau tuan bijak bestariBinatang apa tanduk dihidung ? Itulah beberapa contoh pengertian pantun yang sebenarnya bisa kita pelajari. Dari contoh pantun di atas, sebenarnya sudah dapat dilihat dengan jelas dan memberikan gambaran bagaimana dan seperti apa kita akan membuat pantun. Nah, setelah kembali bersama-sama mempelajari pengertian pantun di atas, pastinya ada banyak hal menarik yang dapat kita pelajari. Semoga sedikit pembahasan ini bermanfaat. Artikel Terkait 75 Contoh Pantun Jenaka Teknik Menulis PuisiPanduan dan Cara Membuat Puisi 15 Jenis Majas Beserta Contoh Lengkapnya Apa Itu Prosa? Kenali Ciri-Ciri , Jenis, dan Contoh Lengkapnya Makna Perluasan Kata Pengertian Menurut Ahli,Bentuk,dan Contoh Lengkap Pengertian Puisi Rakyat dan Jenis-Jenisnya Pantun Bersajak ABAB – Sastra lama yang terdiri dari empat baris dengan pola akhiran beraturan biasa dikenal dengan sebutan pantun. Fokus pembahasan kali ini akan menjelaskan seputar pantun bersajak ABAB. Sistem sajak atau rima dalam pantun sudah diatur dengan jelas sejak dahulu, bait pertama dan kedua disebut sampiran, sedangkan ketiga dan keempat disebut dengan isi pantun. Pada pantun yang memiliki sajak ABAB, baris pertama dan ketiga memiliki akhiran kata yang sama, yakni berpola A. Hal ini sejalan dengan akhiran pada baris kedua dan empat yang berpola B. Topik pembahasan atau tema sebuah pantun sangat beragam. Mulai dari pantun nasehat, pendidikan, jenaka, hingga pantun yang bertema kebangsaan atau nasionalisme. Pembuatan pantun dengan tema-tema tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Berikut ini beberapa contoh pantun yang memiliki sajak ABAB sesuai tema dan topik yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pantun Bersajak ABAB Tentang Nasehat Tema pantun bersajak ABAB yang pertama adalah nasehat. Pantun nasehat berisi ajakan atau penyampaian pesan moral dan didikan kepada orang lain. Pantun ini memiliki makna kebaikan dan menggunakan kata-kata yang bijak untuk menarik hati pendengarnya. Biasanya orang yang diberi nasehat dengan lembut menggunakan pantun akan lebih tergerak hatinya dari pada menggunakan cara langsung. Hal ini dilandasi faktor pemilihan kata yang tepat dan tidak terkesan menggurui atau menyinggung. Berikut ini beberapa contoh pantun yang memiliki sajak ABAB dengan tema nasehat Buah manis buah salak Buka puasa dengan kurma Hilang rupa karena akhlak Akhlak buruk tak ada guna Mengambil air guna perigi Dibuat mandi terasa dingin Semakin pohon menjulang tinggi Semakin kencang terpaan angin Baca Juga Pantun Buah Buahan Pantun Bersajak ABAB Tentang Orang Tua Untuk Anak Seperti namanya, pantun ini biasanya diucapkan oleh orang tua kepada anak. Tujuannya untuk memberi nasehat atau pelajaran hidup. Kadang juga bermakna dukungan dan kasih sayang orang tua. Menunjukkan kasih sayang atau mengajari anak tentang kehidupan adalah tugas orang tua. Namun akan lebih bermakna jika bisa disampaikan dalam bentuk baris pantun. Pihak penerima dalam hal ini anak, akan lebih mudah mengingat ajaran yang diberikan orang tuanya dalam bentuk yang tidak biasa. Apalagi penggunaan kata dalam pantun tidak sembarangan. Penyusunan rima serta makna yang terkandung di dalamnya akan membuat pesan lebih mudah diterima. Beberapa pantun yang bisa dijadikan contoh sebagai berikut Buah salak buah sukun Tergores pisau jari berdarah Jadilah anak rajin dan tekun Tetap berjuang pantang menyerah Gaun indah berenda-renda Berwarna putih motif melati Wahai anakku kasih ibunda Jadilah manusia selalu berbakti Pantun Bersajak ABAB Tentang Anak-Anak Berbeda dengan sebelumnya, pantun khusus anak-anak ini biasanya memiliki makna kehidupan sehari-hari yang menyenangkan. Sebagaimana kondisi anak-anak yang biasanya hobi bermain. Ada pula pantun yang memiliki makna nasehat untuk selalu belajar dari pengalaman agar tidak menyesal saat dewasa. Beberapa contoh pantun bersajak ABAB untuk anak sebagai berikut Coba tengok pohon kelapa Tumbuh besar tinggi menjulang Senangnya hati bermain sepak bola Tak terasa hari sudah berganti petang Pergi ke pantai naik sepeda Ombak datang menghantam karang Asik bermain boleh-boleh saja Sebelum petang ingatlah pulang Jalan-jalan keliling Madura Makan dodol rasanya kenyal Lihat pengalaman yang lebih tua Agar tak ada kata menyesal Pantun Bersajak ABAB Tentang Tata Krama dan Sopan Santun Pantun bersajak ABAB berikut ini memiliki tema tata krama atau sopan santun. Biasanya ditujukan untuk saling menghormati antar sesama ataupun orang yang lebih tua. Menyampaikan pesan kebaikan dengan menggunakan pantun akan lebih efektif dan mudah diterima karena kata-kata yang digunakan juga baik dan menghibur. Beberapa contohnya sebagai berikut Mencari ikan ke rawa-rawa Ikan ditangkap ternyata mati Hormatilah kedua orang tua Agar hidup selalu diberkati Ikan lele mencari makan Mencari makan di dalam lumpur Jika orang tua selalu diutamakan Maka hidup pastilah makmur Berjalan masih harus dituntun Jika lelah mintalah berhenti Bersikaplah sopan dan santun Jaga ucapan agar tak menyakiti Pantun Bersajak ABAB Tentang Belajar atau Pendidikan Pantun jenis ini memiliki isi tentang kegiatan belajar dan pendidikan. Kewajiban menuntut ilmu bagi seorang manusia tidak pernah berhenti berdasarkan usia. Bukan hanya anak-anak, tapi setiap manusia yang bernyawa harus terus belajar. Pelajaran dan pendidikan bisa diperoleh dari mana saja, tergantung bagaimana seseorang memandang suatu hal bisa bermanfaat. Pantun bertema pendidikan bisa digunakan untuk bahan ajar di sekolah maupun di luar sekolah. Tugas membuat pantun disekolah bisa ditambah dengan pemberian materi seputar sejarah dan penulisan pantun. Kegiatan berbalas pantun antar siswa juga bisa dilakukan sebagai bahan praktek untuk membiasakan anak berpikir kreatif dan tanggap dalam membuat pantun. Penggunaannya pantun tidak hanya sebagai karya sastra yang harus dipelajari di sekolah. Semua tempat dan kegiatan yang dijalani bisa menjadi wadah dalam menggunakan pantun. Pantun bisa menjadi sarana penyebaran pendidikan dan pelajaran hidup. Contoh pantun yang mengandung makna pendidikan seperti berikut Hujan badai segera menghindar Takut ada pohon yang roboh Barang siapa tak giat belajar Seumur hidup menanggung bodoh Pohon cemara ditanam sejajar Dahannya patah tinggal sebelah Perintah Allah untuk belajar Niat tulus baca bismillah Main sepeda jalannya memutar Jalan gelombang berliku-liku Jikalau ingin menjadi pintar Ingat selalu membaca buku Luas membentang langit biru Indah dipandang luar sekolah Hormat selalu pada gurumu Supaya ilmu mendapat berkah Baca Juga Pantun Betawi Pantun Bersajak ABAB Tentang Agama Pantun bersajak ABAB berikutnya memiliki tema agama dan ketuhanan. Jenis pantun ini biasanya memiliki makna seputar perintah agama, dosa, dan kewajiban sebagai umat manusia kepada Tuhan-nya. Adapula larangan-larangan yang terkandung dalam makna pantun yang ditujukan kepada orang lain agar tidak dilanggar. Pantun agama bisa digunakan sebagai pembuka dalam sebuah pembicaraan keagamaan ataupun ceramah. Tujuannya untuk menarik fokus dan minat pendengar. Selain itu, pantun juga bisa difungsikan untuk menyebarkan ajaran agama seperti bentuk seni lain misalnya lagu. Berikut ini adalah salah satu contoh pantun bertema agama Memancing ikan duduk di pinggiran Sungainya keruh bagai jelaga Kitab Al Qur’an sebagai tuntunan Petunjuk jalan menuju surga Cantik rupanya bunga asoka Kelopak kecil banyak ditabur Tidak sembahyang tidak puasa Tersiksa badan di dalam kubur Pergi ke pasar membeli nangka Kaki keseleo salah urat Terhadap orang tua selalu durhaka Dunia akhirat selalu melarat Anak kecil rambutnya ikal Minum es buah rasa bidara Punya masalah sebesar kapal Kasih Allah seluas samudra Singa hewan penguasa rimba Siapa mengganggu tak kan selamat Bila akhlak sudah mulia Dunia akhirat dipenuhi rahmat Pantun Bersajak ABAB Tentang Jenaka Jenis pantun ini biasanya terdiri dari susunan kata yang lucu dan mengandung makna menghibur. Tidak jarang pula dibuat untuk saling menyindir satu sama lain. Namun, baik pembicara maupun pendengar tidak akan merasa tersinggung. Hal ini dikarenakan pantun jenaka memang bertujuan untuk menghidupkan suasana. Pantun bersajak ABAB dengan tema jenaka banyak digunakan saat dalam perkumpulan atau acara ramai. Tujuan utamanya adalah membangkitkan atmosfer pertemuan agar menjadi lebih meriah dan hidup. Saat ini banyak pula acara-acara televisi yang menghadirkan serial atau talkshow dengan membubuhkan pantun jenaka saat bercakap-cakap. Contoh pantun jenaka seperti di bawah ini Sering begadang hingga tengah malam Begadang sambil makan tahu oring Badannya besar siswa kelas enam Tetapi sayang ternyata cengeng Burung perkutut Burung kutilang Hei kamu kentut Baunya tak hilang-hilang Hidupkan api dengan pemantik Memasak nasi kuali gosong Hei adik memang berwajah cantik Tetapi sayang giginya ompong Buah pisang buah tomat Busuk disimpan dalam peti Pantas saya bau menyengat Rupanya kamu belum mandi Ada sungai rumah buaya Sungainya luas dalam sekali Ku kira mirip Luna Maya Tapi ternyata mirip Mpok Ati Ku lihat seorang aki-aki Duduk bersandar di samping gentong Ku kira kau laki-laki Tapi ternyata seorang bencong Peras santan pakai air Dicampur gula manis rasanya Itu mantan apa tukang parkir Sukanya muncul tiba-tiba Pantun Bersajak ABAB Tentang Kesehatan Kesehatan mahal harga, begitulah pepatah lama berkata. Hal ini benar adanya, karena sebanyak apapun uang yang dimiliki tidak akan berguna dalam kondisi sakit. Kesehatan harus dijaga, jangan menunggu sakit baru berobat. Mengajak orang lain untuk tetap hidup sehat dan menjalankan pola hidup yang benar tidak semudah membalik telapak tangan. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan mengkampanyekan hidup sehat menggunakan pantun. Selain berfungsi untuk mengajak dengan kalimat-kalimat itu sendiri. Contoh pantun bersajak ABAB bertema kesehatan seperti di bawah ini Pergi ke sekolah hari selasa Cepat berangkat takut terlambat Sering-seringlah berolahraga Agar tubuh menjadi sehat Saat lebaran banyak ketupat Makan bersama di rumah Sari Ingin badan sehat dan kuat Banyak konsumsi makanan bergizi Pergi berjalan di hutan lebat Hutan gelap tak terkira Tak akan tahu nikmatnya sehat Sebelum sakit telah dirasa Sarapan bubur dengan santan Makan tersedak terlalu cepat Perbanyak konsumsi sayur-sayuran Supaya badan selalu sehat Anak gadis pandai menjahit Tapi tidak mahir berdandan Agar tidak tertular penyakit Cucilah tangan sebelum makan Baca Juga Pantun Bts Pantun Bersajak ABAB Tentang Lingkungan Jarang ditemukan pantun dengan tema lingkungan. Namun bukan berarti tema ini tidak cocok digunakan untuk pantun. Semua tema atau topic bisa digunakan untuk membuat sebuah pantun. Tergantung pada pemilihan kata yang sesuai agar makna yang bagus bisa tercipta, pantun lingkungan umumnya bermakna ajakan untuk menjaga kondisi lingkungan. Ajakan dalam bentuk pantun akan terasa lebih menarik dan mengundang atensi pembaca dari pada hanya sekedar tulisan tak berstruktur. Beberapa contoh pantun bersajak ABAB yang mengangkat topik pembahasan masalah lingkungan sebagai berikut Melihat sungai airnya jernih Bisalah mandi memakainya Jika mendamba lingkungan bersih Ambil sampah buang pada tempatnya Santai sore makan salak Ditemani pula dengan kuaci Jika sampai bumi ini rusak Manusia pasti akan merugi Buah dikupas jangan dimakan Buah itu punya bu Ani Mari bersama jaga lingkungan Supaya tetap aman dan asri Duduk di kursi kayu ulin Guna yang benar khawatir patah Bumi gerah bencana rutin Pohon di hutan habis dijarah Pantun Bersajak ABAB Tentang Kebangsaan Membuat Pantun bersajak ABAB dengan tema kebangsaan biasanya dijadikan sebagai ajang perlombaan saat peringatan hari kemerdekaan. Selain untuk mengenalkan pantun dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni sastra, ajang seperti ini juga bisa meningkatkan rasa nasionalisme. Beberapa contoh pantun dengan tema kebangsaan dapat dilihat dibawah ini Mandi di sungai beramai-ramai Pulang membawa ikan arwana Tanah air ku indah dan permai Tak ada lain Indonesia Kamu bersedih aku berduka Akan selalu hidup menyatu Mottonya itu Bhinneka Tunggal Ika Meski berbeda tapi tetaplah satu Kota pahlawan kota Surabaya Pejuang lahir di kota ini Aku slalu cinta pada Indonesia Kesatuannya harga mati Penutup Itulah berbagai contoh pantun bersajak ABAB dengan bermacam-macam tema serta topik pembahasan. Penggunaan pantun dalam kehidupan sehari-hari harus selalu diterapkan dan dibiasakan. Hal ini berguna untuk memupuk kecintaan masyarakat terhadap sastra asli nusantara tersebut. Tujuannya tidak lain agar seni ini tidak punah dimakan usia. Pantun Bersajak ABAB Top DefinitionsExamples[ pan-toon ]nounpantoum. Words Nearby pantunpantropicalpantrypantrymanpantspantsuitpantunpantypanty girdlepantyhosepanty Unabridged Based on the Random House Unabridged Dictionary, © Random House, Inc. 2023How to use pantun in a sentenceThe pantun is much employed in improvisation, the stanzas being recited alternately by the two taking Popular Science Monthly, July 1899 VariousAnd spontaneously there rose an antiphonal pantun, or song of George Allan EnglandTwo chief forms of poetry are recognized—the pantun and the Popular Science Monthly, July 1899 VariousThe pantun or short proverbial stanza has been already History of Sumatra William Marsden Pantun adalah puisi lama yang populer di Indonesia. Ciri-ciri pantun yaitu terdiri dari 2 baris dan 4 baris. Bagian baris pertama merupakan sampiran sementara baris ketiga dan keempat adalah isi. Pantun berbeda dengan puisi karena satu baris umumnya terdiri dari 4 sampai 6 kata. Puisi lama ini terdiri dari 8-12 suku kata dan bersajak abab. Pada dasarnya, pantun mempunyai pesan seperti memberi nasihat atau himbauan. Penyampaian pantun ini bisa berhubungan dengan percakapan sehari-hari. Pantun bisanya ditampilkan dalam acara hiburan, komedi, dan acara budaya. Salah satu jenis pantun yaitu pantun jenaka. Pantun jenaka adalah jenis pantun yang mengandung arti lucu untuk hiburan. Selain hiburan, biasanya pantun jenaka dipakai untuk menyampaikan sindiran pada masyarakat. Pesan dari pantun jenaka ini untuk mengundang gelak tawa penonton dan pembaca. Berikut contoh pantun jenaka 4 baris yang lucu dan menghibur, mengutip dari beberapa sumber. Contoh Pantun Jenaka Duduk manis di bibir pantaiLihat gadis, aduhai tiada duaMasa muda kebanyakan santaiSudah renta sulit tertawa Sungguh baik asam belimbingTumbuh dekat limau lunggaSungguh elok berbini sumbingBiar marah tertawa juga Tetangga baru namanya RahmatPunya istri namanya CuaKakek cerita terlalu semangatGigi palsunya copot semua Ke SPBU membeli bensinBensin bagus di PangandaranMenahan diri agar tak bersinMalah kentut tak tertahankan Beli sabun di sebuah warungWarung baru milik SukiranDiam-diam menutup hidungBau kentut penuhi ruangan Tumbuh ilalang di semak-semakSemak-semak lalu dibersihkan The power of emak-emakSein ke kiri belok ke kanan Sore-sore bermain wayangSambil main memakan biskuitBanyak uang abang disayangAbang pailit di semprit peluit Beli baut beli sekrupBeli online dari Jombang Dua anak sudah cukup Dua istri masih kurang Limau perut di tepi rawaBuah dilanting belum masakSakit perut sebab tertawaMelihat kucing memakai bedak Jalan-jalan ke kota baruJangan lupa beli kain warna biruKalau cinta padakuKatakan saja I love you Buah belimbing kesukaan kalongLu kayak kambing pas lagi monyong Berakit-rakit ke huluBerenang-renang ketepianAyok berangkat ke penghuluDaripada cuman temenan Pantun Jenaka 4 Baris Mobil pickup mobil sedanMobil resmi mobil bodongAnda sopan kami seganAnda songong kami todong Ngetik hp pakai jempolHabis itu makan kesemekAda anak masih ngompolNgompol di kasur baunya apek Pagi-pagi minum teh hangatTeh sehat dicampur jamuWalau ketek bau menyengatAku setia di sampingmu Buah markisa buah srikayaOseng peria oseng genjerAda ibu berlagak kayaEmas di tangan berjejer-jejer Mau lebaran membayar zakatMembayar zakat ke Pak LutfiAwas kamu jangan dekat-dekatItu iler nempel di pipi Berangkat kerja setelah subuhTidak lupa menggosok gigiBersatu kita teguhBercerai kita ya nikah lagi Beli rendang di Kota PadangBeli soto di BrastagiKalau ada umur panjangBoleh kita menikah lagi Jalan-jalan ke CiledugMampir di masjid liat bedukLiat si badala sapi lagi dudukAne kirain setan buduk Tukang bangunan memegang pakuPakunya terbang terkena anginHati siapa tak galauMelihat gajah makan es lilin Burung terbang memakai topiTerbang ke awan seperti mimpiTertawa hati karena geliMelihat kuda asyik bernyanyi Beli kentang dibuat rujakBiar mantap dicampur sambalTidur terlentang tidak nyenyakTidur tengkurap ada yang mengganjal Jika sudah merasakan cinta Hati terasa berbunga-bungaKalau sudah terbawa suasanaSenyum sendiri seperti orang gila Masak ayam masak tumisIris tipis sampai habisSelasa malam hujan gerimisDompet tipis semakin kritis Pantun Jenaka Lucu Buah duku buah kedondongJangan sampai makan isinyaJadi orang jangan suka bengongNtar jadi kelihatan begonya Ke kota Medan makan durenLalu pergi ke danau TobaKalo situ merasa kerenPergi aja situ ke laut sana Jalan-jalan di pagi hariLiat banteng lagi kerokanEmang nasib awak iniUdah ganteng jadi rebutan Baju sobek jangan dibuangAmbil kain bisa ditambal Ngapain capek untuk berperangLebih baik rajin beramal Si Joni rambutnya berjambulSuka nongkrong di atas gentengBiar dibilang kurang gaulYang penting tetep ganteng Orang kaya bawa paluDipakai buat mukul buayaAduh saya jadi maluPasti situ lagi nyariin saya Orang kaya naik mobil SuzukiPulang rumah goyang kakiOrang miskin jalan kakiPulang rumah setengah mati Rumah Prancis berjendela kacaSalam manis buat yang baca Pergi ke pasar beli manggaPulang-pulang malah bawa jerukGimana ente bisa berbanggaBedain mangga sama jeruk aja gak bisa Main bola di SenayanMain futsal di KemangMaen bola menyehatkanMain futsal juga senang Setan merah setan itemJangan marah kalau demenKalo demen jangan diemYang diem tandanya cemen Kalau ada sumur diladangBolehlah kita menggosok gigiKalau anda di warung padangBolehlah kita ditraktir lagi I. PANTUN A. Pengertian pantun dan puisi Pantun adalah salah satu seni budaya melayu yang tumbuh dan berkembang sejak dahulu kala. Hingga kini kebiasaan masyarakat melayu dalam penggunaan pantun memantun didalam kehidupan sehari-hari masih ada sebab budaya berpantun itu sudah mendarah daging dalam kehidupannya.[1] Pada dasarnya pantun terdiri dari terdiri atas 4 baris bersajak ab-ab atau aa-aa. Dua baris pertama merupakan sampiran, yang umumnya tentang alam flora dan fauna; dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.[2] Contoh Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang Sapu tangan penyapu tangan Tiba ditangan penyapu bunga Malang tangan celaka tangan Tiba ditangan orang punya Pantun dapat digunakan disembarang tempat, dalam berbagai suasana atau dalam kegiatan apapun. Ketika sedih ataupun gembira orang dapat melantunkan pantun. Seorang pejabat Negara dalam pidato resminya. Seorang khatib dalam khotbah keagamaannya, elok pula jika memasukkan pantun diantara ceramah agama yang disampaikan. Dengan demikian, pantun telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat melayu.[3] B. Cara Menyampaikan Pantun Ada beberapa cara seseorang mengungkapkan isi hatinya lewat pantun. Ada pantun yang dijawab dengan pantun pula, cara ini disebut berbalas pantun. Biasa diperlombakan sekolah anak-anak atau remaja melalui dendang langgam melayu yang dinyanyikan bergantian antara laki-laki dan perempuan dalam bentuk berbalas apapun. [4] Pantun dapat disampaikan dimana saja, kapan saja, dan dapat dibawakan oleh siapa saja. Pantun yang disampaikan tidak terikat oleh batasan usia, jenis kelamin, stratifikasi social dan lain sebagainya.[5] Pantun-pantun yang disampaikan menunjukkan cirri khas dalam melayu. Pantun-pantun yang disampaikan juga memperlihatkan atau menunjukkan kejeniusan dan kesempurnaan seni sastra peradaban bangsa melayu. Pantun juga menandung jiwa, seni, kebijaksanaan dan budi bahasa melayu itu sendiri. pantun[6] 1. pantun kanak-kanak Ketika masih bayi, pantun telah dikenalkan oleh orang tua melalui senandung yang dialunkannya ketika bayi dalam ayunan. Contoh Dodoilah dodoi nak dodoilah sayang Tidurlah anak dalam ayunan Pejamkanlah mata anakku sayang Ayahmu lah pergi nak mencari makan Adapun ketika anak masih bayi atau kecil ibu-ibu memanjakannya sambil melati anak untuk pandai bertepuk tangan dengan alunan pantun. Contoh Puk amai-amai Belalang kupu-kupu Bertepuk anak pandai Diupah air susu 2. pantun bermain Ketika masih kanak-kanak ketika bermain dengan teman-teman sebaya juga sering sekali anak-anak mempergunakan pantun untuk menggerakkan permainan yang sedang mereka mainkan. 3. pantun remaja Penggunaan sastra pantun memantun jug sering digunakan oleh kaum remaja laki-laki dan perempuan. Contoh Pucuk pauh delima batu Anak ssembilang ditapak tangan Walaupun jauh dinegeri satu Hilang dimata dihati jangan 4. pantun sugesti Untuk memperkuat rasa percaya diri terdapat pula mantra yang berbentuk pantun yang menurut orang melayu memiliki nilai sugesti kedalam jiwa, seperti pantun pemikat anak gadis. Contoh Selasih diatas batu Kursi dalam dulang Kasih engkau kepada aku Benci engkau kepada orang 5. pantun menyindir Pantun ini bisa disampaikan seseorang terhadap seseorang yang berkelakuan baik dan dijadikan panutan oleh masyarakat sekitar. Contoh Sayang cik dalang pergi ke daik Hendak menangkap si anak kurau Kalau sudah benih yang baik Jatuh kelaut menjadi pulau II. PUISI Puisi adalah karya sastra padat yang sangat hemat menggunakan terletak pada kata-kata yang dipilih, dengan prinsip sedikit kata banyak makna. Dengan kata lain, puisi dapat disimpulkan adalah karangan yang terikat oleh pemilihan diksi, rima, dan suku kata dalam bentuk dengan bentuk yang berangkap. Dengan kata lain, puisi mengandung pemikiran yang dalam dan keindahan dalam kata-katanya. Dalam masyarakat melayu, keindahan biasanya berkaitan dengan unsur kekaguman pada alam, yang bersifat oposisi biner tinggi-randah, atau berbagai perasaan yang menjalani kehidupan seperti suka-duka. Selain itu, keindahan puisi juga dipengaruhi kesamaan bunyi dalam bahasa itu sendiri.seperti ubi dan budi ; talas dengan balas. Unsur alam dan persamaan dan pertentangan makna, pengalaman hidup dan kesamaan bunyi inilah yang membentuk konsep keindahan dimata orang melayu. Contoh-contoh berikut ini jelas menunjukkan pengaruh tersebut pada perkembangan puisi melayu lama, diantaranya keindahan rambut perempuan dianalogikan seperti mayang terurai, dagunya bak lebah bergantung, dan matanya bagai bintang timur. Pertumbuhan puisi mulai dari ungkapan dengan susunan kata dan makna yang sederhana, seperti ada ubi, ada talas, ada budi ada balas. Seiring perkembangannya, susunan kata dan makna estetisnya, semakin hari puisi itu diciptakan dan berkembang buka sekedar untuk hiburan, tapi juga sebagai alat pengajarandan alat berkomunikasi, baik secara umum maupun khusus utnuk ritual keagaaman dan upacara adat. Ada banyak puisi yang berkembang di masyakat melayu. Berdasarkan aspek keasliaannya, jenis puisi dapat dibagi dua, yaitu puisi asli melayu dan yang berasala dari tradisi asing. Secara umum, gender puisi melayu asli adalah pantun, gurindam, seloka, mantra, teromba puisi adat dan puisi melayu yang mendapat pengaruh asing adalah syair, nazam, rubai, ghazal, berzanji, dll. Berdasarkan bentuknya, ada puisi yang berbentuk bebas dan adapula yang terikat. Puisi bebas adalah puisi yang tidak terikat dengan rangkap, baris, jumlah, perkataan, suku kata, dan rima yang tetap. Contoh [7] Puisi melayu ditahun 1965 Oleh thomas hyde Rajah dinegeri inggeriz perempuannya Bermati dan rajah bergheraq hatinya Telah men-dengar itu dan segalah Ra’yatnya denghan dia jughah tatkalah Didalam landarahamat cintah bernangis Rahaj akan perempuannya men-nangis Meriam bintang kedalam sur’gah cayah Ampir malaikat bermumin bercayah III. SASTRA MELAYU Bentuk-bentuk Karya Sastra Melayu [8] Kumpulan gurindam karya Raja Ali Haji, Kepulauan Riau. Dinamakan Gurindam Dua Belas sebab berisi 12 masalah, diantaranya tentang ibadah, kewajiban raja, kewajiban anak terhadap orang tua, tugas orang tua kepada anak, budi pekerti dan hidup bermasyarakat. Hikayat Salah satu bentuk sastra prosa yang berisikan tentang kisah, cerita, dongeng maupun sejarah. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Seperti Hikayat Hang Tuah. Karmina Populer disebut pantun kilat adalah pantun dua baris. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua langsung isi. Memiliki pola sajak lurus a-a. Biasanya dipakai untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung. Contoh “Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula” Seloka Merupakan bentuk puisi Karya Sastra Melayu Klasik, berisi pepetah ataupun perumpamaan mengandung senda gurau, sindiran bahkan ejekan. Lumrahnya ditulis empat baris menggunakan bentuk pantun atau syair, kadang kala bisa juga ditemukan pada seloka yang ditulis lebih dari empat-baris. Misal Anak pak dolah makan lepat makan lepat sambil melompat nak hantar kad raya dah tak sempat pakai sms pun ok wat ? Syair Bagian puisi atau karangan dalam bentuk terikat, mengutamakan irama sajak. Biasanya berbentuk 4 baris, bernada aaaa, keempat baris itu mengandung makna penyair. Talibun Sejenis puisi lama seperti pantun sebaba memiliki sampiran dan isi, tapi lebih dari 4-baris bisa 6-20 baris. Berirama abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, seterusnya. Contoh Kalau anak pergi ke pecan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu. Keterkaitan antara, pantun, puisi, dan sastra melayu Bagi orang Melayu, baik pantun, puisi, dan sastra sudah mendarah daging. Mereka bukan sahaja arif menyemak makna yang terkandung di dalamnya, tetapi banyak pula yang mahir berpantun, berpuisi, dan sastra. Pada masa silam, ketiga seni ini memegang peranan penting dalam menyebarluaskan nilai-nilai asas kemelayuan. Oleh sebab itu, pantun,puisi, dan sastra dijadikan media tunjuk ajar yang diwujudkan ke dalam beragam jenis kesenian daerah melayu. Sebenarnya didalam pantun, puisi, dan sastra itulah tersembunyi rahasia bahasa melayu. Melalui pantun, puisi, dan sastra melayu maka orang melayu dapat menyatakan tabiat, pikiran dan perasaan orang melayu. Ketiganya lahir dan berkembang ditanah kelahiran melayu yang kemudian turun-temurun diwariskan dari generasi kegenerasi.

pantun 4 baris ab ab